Tomy Soeharto dan Setiawan Djody pernah memiliki saham dari Lamborghini sebanyak 60% pada tahun 1994-1997

Pada tahun 1994 megatech membeli Lamborghini dari Chrysler. Bos Megatech di kepalai oleh Tomy soeharto dan Setiawan Djodi. Di bawah tangan megatech, lamborgini dapat keluar dari zona yang mengkhawatirkan berkat penjualan lamborhini Diablo. Namun pada tahun 1997, krisis ekonomi melanda Indonesia sehingga memaksa Tomy menjual lamboghini.

 Perusahaan Lamborghini didirikan oleh Ferruccio Lamborghini pada tahun 1963. Model pertama diproduksi tahun 1964. Setelah beberapa dekade, masa sulit menimpa perusahaan di pertengahan tahun 1970-an, seperti penjualan anjlok karena krisis moneter dunia 1973 dan krisis minyak. Setelah melewati masa kebangkrutan dan tiga kali perubahan kepemilikan, Lamborghini menjadi anak perusahaan dari Chrysler pada tahun 1987. Kegagalan Lamborghini terus berlanjut sampai tahun 1994 akhirnya Chrysler menyerah.

Chrysler menjual Lamborghini dan pembelinya adalah MegaTech perusahaan ini terdaftar di Bermuda milik konglomerasi SEDTCO Pty yang dimanajeri oleh Setiawan Djodi dan Tommy Soeharto. Setelah MegaTech membeli Lamborghini dari Chrysler pada saat itu penjualan Lamborghini mulai bagus tapi tahun 1995 Tommy melakukan restrukturisasi dan dia menguasai 60% saham dan perusahaan Malaysia MyCom Bhd 40%. Tahun 1996 perusahaan itu merekrut Vittorio untuk memimpin Lamborghini, dia punya pengalaman 40 Tahun di pabrik mobil Fiat ternyata dia berhasil menjual 209 Lamborghini Diablo hingga perusahaan itu mencapai break event points.

Tahun 1997 Indonesia dilanda krisis ekonomi yang hebat. Tommy terpaksa harus menjual lagi pabrik Lamborghini itu tahun 1998 dan pembelinya adalah perusahaan mobil Audi milik Jerman. Konon Audi membeli Lamborghini dari Tommy sekitar £80 Juta (atau $117 Juta). Seingat saya kurs dollar saat itu tinggi bahkan sempat mencapai lebih dari Rp 10.000 / 1 Dollar. Berarti transaksinya untung besar dong yaa, seandainya Indonesia engga dilanda krismon dan seandainya Soeharto engga dilengserkan mungkin Lamborghini sudah bikin pabrik dan produksi mobilnya di Indonesia…

inilah lambo diablo yang di buat pada masa kepemimpinan Tomy Soeharto

tampak depan

 

 

source 1

source2

source 3

29 3 years ago by budijoko
    • 1
    Modena:

     waktu itu Setiawan Djody juga jadi punya merek supercar Vector. jadi Lambo dan Vector bisa bergabung dan dapet mutual benefit 

    • 1
    Eco90:

    THE POWER OF CENDANA

    • 0
    tubaguskencana:

    wah gilaa, baru tau nihhh

    • 0
    kuro:

    coba dulu timor pake mesin lambo yah

    • 0
    semutbako:

    wahh serius nih,mobil nya juga lumayan oke lagi, apa lagi utk ukuran tahun 95

    • 0
    semutbako:

    wahh serius nih,mobil nya juga lumayan oke lagi, apa lagi utk ukuran tahun 95

    • 1
    Eco90:

    THE POWER OF CENDANA

    • 1
    Modena:

     waktu itu Setiawan Djody juga jadi punya merek supercar Vector. jadi Lambo dan Vector bisa bergabung dan dapet mutual benefit 

    • 0
    kuro:

    coba dulu timor pake mesin lambo yah

    • 0
    tubaguskencana:

    wah gilaa, baru tau nihhh