Masabumi Hosono, orang Jepang yang di pecat dari pekerjaan nya, di benci oleh negaranya di kenal sebagai pengecut karena selamat dari Titanic

Pada tahun 1910 Pemerintah Jepang mengirim utusan resminya bernama Masabumi Hosono ke Rusia utk belajar tentang kereta api.

Pada tahun 1912 ia menyelesaikan studinya. Dalam perjalanan pulang, ia mampir ke London dan dalam perjalanan pulangnya, ia naik kapal Titanic

Pada tanggal 14 april, Kapal Titanic menabrak gunung es.

Hosono menulis surat tentang perjalanan nya dengan Titanic

Karena ia orang asing, dia dilarang untuk naik sekoci.

Dalam keadaan stress, ia lalu melompat ke sekoci terakhir yang di peruntukan untuk wanita dan anak2 dan selamat.

Setibanya di jepang Hosono Dikecam di negaranya sendiri unutk melakukan hal yang tidak kesatria tersebut di saat orang lain meninggal dunia

Perdana Mentri jepang lalu memecat dia namun beberapa minggu kemudian ia di panggil kembali.

Citranya tetap buruk, media masa jepang mengecam dia sampai ia di sarankan untuk bunuh diri.

Hosono tidak pernah melakukan bunuh diri, tetapi ia berharap dapat mengulanginya dan mati bersama Titanic. Ia tidak pernah membicarakan pengalamannya lagi, dan melarang apa pun yang menyebutkan tentang Titanic di rumahnya. Ia meninggal tahun 1939 sebagai seorang pria yang hancur dan dilupakan banyak orang.

Setelah kematian nya, surat yang pernah di tulisnya di berikan kepada istrinya dan di simpan di dalam laci.

Pada akhir yahun 90an, karena film Titanic (1997) menuai sukses besar, pihak keluarga akhirnya memberi surat itu ke media local untyk di publikasikan.

 

apa yang tertulis di surat itu diyakini menjadi satu-satunya kisah hidup yang ditulis oleh penumpang Titanic sendiri

 

surat yang di tulis Masabumi Hosono

Masabumi Hosono

Saionji Kinmochi, Perdana mentri Jepang saat itu 

artikel asli

27 3 years ago by good_shit
    • 3
    ladiesman217:

    wow, cucu nya adalah pemusik jepang, penulis lagu, dan produser rekaman lagu. dia di kenal secara internasional sebagai member dari grup rock  Happy End dan band music elektronik Yellow Magic Orchestra bersama dengan Yukihiro Takahashi dan Ryuchi Sakamoto 

     

    Haruomi Hosono

     

    • 2
    mr.allen:

    ane rasa, semua cowo yang selamat akan di benci karena sekoci penyelamat hanya di prioritaskan untuk anak kecil dan wanita

      • 2
      dha_jal:

      hooh gan… ane rasa ini gan yang paling di benci, si pengusaha jahat J Bruce Ismay yang selamat dari Titanic

        • 3
        semutbako:

        ane copas in biar sodara2 sekalian ga perlu buka link nya

        Si Pengusaha Jahat

        Dalam film dikisahkan tentang J Bruce Ismay, direktur perusahaan yang membuat Titanic. Ia digambarkan sebagai pengecut karena melarikan diri dari Titanic sementara sesama penumpang, terutama perempuan dan anak-anak, masih berjuang agar selamat. Padahal, konon, dia yang minta agar kapten mempercepat laju Titanic, agar tiba lebih awal di New York demi publikasi. 

        “Setiap pembuat film menyadari pengkhianatan terlalu ‘sedap’ untuk tidak disertakan dalam film mereka,” kata Paul Louden-Brown. 

        “Jika ditelusuri dari mana tuduhan itu berasal, akan berujung pada William Randolph Hearst, tokoh besar surat kabar AS. Ia dan Ismay berselisih sejak bertahun-tahun sebelumnya karena Ismay tak kooperatif dengan media terkait peristiwa kecelakaan yang terjadi pada sebuah kapal White Star Line.”

        Ismay dikutuk secara luas di AS, di mana sindikat surat kabar Hearst melakukan kampanye tajam melawannya, melabelinya dengan “J Brute Ismay”. Media mempublikasikan nama-nama mereka yang tewas, namun kolom untuk mereka yang selamat hanya ada satu nama: Ismay. 

        Beberapa saksi mata mengungkap, Ismay melompat ke sekoci pertama, lainnya mengaku ia memerintahkan kru kapal untuk membawanya pergi, sementara tukang cukur di Titanic mengatakan, Ismay diperintahkan masuk ke sekoci oleh petugas.

        Sementara, Lord Mersey, yang memimpin laporan penyelidikan kecelakaan Titanic menyimpulkan, Ismay membantu sejumlah penumpang lain sebelum masuk ke sekoci terakhir yang meninggalkan sisi samping Titanic. “Jika ia tak melompat, namanya akan menambah daftar mereka yang tewas,” kata Mersey. 

        Ismay sendiri tak pernah bisa mengatasi rasa malu atas tindakannya melompat ke dalam sekoci. Ia mengajuan pensiun dari White Star Line pada 1913, dengan perasaan dan reputasi hancur. 

        Frances Wilson, penulis How to Survive the Titanic: The Sinking of J Bruce Ismay mengaku simpati pada Ismay. Melihatnya sebagai ‘orang biasa yang terperangkap dalam situasi luar biasa’.

          • 3
          donalduck:

          apa sobat2 cowo sekalian bakalan “ngalah” kepada anak2 dan wanita dengan kosekuensi mati tenggelam di laut yang dingin???

            • 3
            humvee_85:

            jujur aja engga sih sob, di situasi kyk gitu kyknya ane uda kencing di celana kali

            • 1
            dragonite_89:

            cuma orang yang berpendirian hebat yg bakal melakuan pengorbanan semacam itu

            • 1
            dragonite_89:

            ngga bakalan, ane bakal mati2an buat mask ke sekoci

            • 1
            vegeta_90:

            kalo ane yang menyebapkan bencana itu, ane bakal stay

    • 2
    c_notes:

    Tenggelam sama Titanic kykya keren dan macho, coba aja ente yang ada di itu kapal

    • 1
    pompom:

    kumis ya itu lohh, gak nahan 

      • 0
      the_bear:

      kyknya wak doyok uda ada lama banget yah

    • 1
    pompom:

    kalo dia mati, dia juga bakal jadi pengangguran..kyknya dia buat keputusan yang tepat

    • 1
    pompom:

    kalo dia mati, dia juga bakal jadi pengangguran..kyknya dia buat keputusan yang tepat

    • 1
    pompom:

    kumis ya itu lohh, gak nahan 

      • 0
      the_bear:

      kyknya wak doyok uda ada lama banget yah

    • 2
    c_notes:

    Tenggelam sama Titanic kykya keren dan macho, coba aja ente yang ada di itu kapal

    • 3
    ladiesman217:

    wow, cucu nya adalah pemusik jepang, penulis lagu, dan produser rekaman lagu. dia di kenal secara internasional sebagai member dari grup rock  Happy End dan band music elektronik Yellow Magic Orchestra bersama dengan Yukihiro Takahashi dan Ryuchi Sakamoto 

     

    Haruomi Hosono

     

    • 2
    mr.allen:

    ane rasa, semua cowo yang selamat akan di benci karena sekoci penyelamat hanya di prioritaskan untuk anak kecil dan wanita

      • 2
      dha_jal:

      hooh gan… ane rasa ini gan yang paling di benci, si pengusaha jahat J Bruce Ismay yang selamat dari Titanic

        • 3
        semutbako:

        ane copas in biar sodara2 sekalian ga perlu buka link nya

        Si Pengusaha Jahat

        Dalam film dikisahkan tentang J Bruce Ismay, direktur perusahaan yang membuat Titanic. Ia digambarkan sebagai pengecut karena melarikan diri dari Titanic sementara sesama penumpang, terutama perempuan dan anak-anak, masih berjuang agar selamat. Padahal, konon, dia yang minta agar kapten mempercepat laju Titanic, agar tiba lebih awal di New York demi publikasi. 

        “Setiap pembuat film menyadari pengkhianatan terlalu ‘sedap’ untuk tidak disertakan dalam film mereka,” kata Paul Louden-Brown. 

        “Jika ditelusuri dari mana tuduhan itu berasal, akan berujung pada William Randolph Hearst, tokoh besar surat kabar AS. Ia dan Ismay berselisih sejak bertahun-tahun sebelumnya karena Ismay tak kooperatif dengan media terkait peristiwa kecelakaan yang terjadi pada sebuah kapal White Star Line.”

        Ismay dikutuk secara luas di AS, di mana sindikat surat kabar Hearst melakukan kampanye tajam melawannya, melabelinya dengan “J Brute Ismay”. Media mempublikasikan nama-nama mereka yang tewas, namun kolom untuk mereka yang selamat hanya ada satu nama: Ismay. 

        Beberapa saksi mata mengungkap, Ismay melompat ke sekoci pertama, lainnya mengaku ia memerintahkan kru kapal untuk membawanya pergi, sementara tukang cukur di Titanic mengatakan, Ismay diperintahkan masuk ke sekoci oleh petugas.

        Sementara, Lord Mersey, yang memimpin laporan penyelidikan kecelakaan Titanic menyimpulkan, Ismay membantu sejumlah penumpang lain sebelum masuk ke sekoci terakhir yang meninggalkan sisi samping Titanic. “Jika ia tak melompat, namanya akan menambah daftar mereka yang tewas,” kata Mersey. 

        Ismay sendiri tak pernah bisa mengatasi rasa malu atas tindakannya melompat ke dalam sekoci. Ia mengajuan pensiun dari White Star Line pada 1913, dengan perasaan dan reputasi hancur. 

        Frances Wilson, penulis How to Survive the Titanic: The Sinking of J Bruce Ismay mengaku simpati pada Ismay. Melihatnya sebagai ‘orang biasa yang terperangkap dalam situasi luar biasa’.

          • 3
          donalduck:

          apa sobat2 cowo sekalian bakalan “ngalah” kepada anak2 dan wanita dengan kosekuensi mati tenggelam di laut yang dingin???

            • 1
            vegeta_90:

            kalo ane yang menyebapkan bencana itu, ane bakal stay

            • 1
            dragonite_89:

            ngga bakalan, ane bakal mati2an buat mask ke sekoci

            • 1
            dragonite_89:

            cuma orang yang berpendirian hebat yg bakal melakuan pengorbanan semacam itu

            • 3
            humvee_85:

            jujur aja engga sih sob, di situasi kyk gitu kyknya ane uda kencing di celana kali